
Asri Udin (biru) Vs Fendy Pradana Yuliandika di Kejurnas Tinju PERBATI 2026 di Jakarta Februari 2026 lalu. (Foto : haliyora)
SPORTNUSA.ID – Petinju Indonesia asal Halmahera Selatan, Maluku Utara, Asri Udin, kembali mendapat kesempatan tampil di Asian Games 2026. Kali ini, Asri turun di kelas 60 kilogram putra dengan membawa target meraih medali emas untuk Indonesia.
Asri akan memulai perjuangannya di Nishio Gymnasium, Jepang, Rabu (23/9/2026). Pada babak 32 besar, petinju Indonesia tersebut dijadwalkan menghadapi wakil Iran, Daniyal Shahbakhsh.
Pertandingan tersebut menjadi langkah awal Asri dalam upayanya memperbaiki pencapaian pada penampilan sebelumnya di Asian Games.
“Mohon do’a dan dukungannya kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang di Maluku Utara agar di kesempatan kali ini saya bisa memberikan medali emas untuk Indonesia,” ujar Asri, Senin (21/9/2026) malam.
Asian Games 2026 merupakan penampilan kedua Asri di ajang olahraga terbesar Asia. Sebelumnya, ia memperkuat Indonesia pada Asian Games Hangzhou 2022 yang pelaksanaannya berlangsung pada 2023.
Kala itu, Asri tampil di kelas 57 kilogram putra. Perjalanannya terhenti pada babak 32 besar setelah kalah dari petinju India, Sachin Siwach, dengan skor 0-5.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Asri untuk terus berkembang di level internasional. Ia kemudian mampu menunjukkan konsistensi dengan meraih dua medali perak SEA Games.
Medali pertama diraih pada SEA Games 2023 di Kamboja, kemudian kembali meraih perak pada SEA Games 2025 di Thailand.
Kini, Asri kembali ke panggung Asian Games dengan kelas yang berbeda. Dari 57 kilogram, ia naik ke kelas 60 kilogram putra dan menghadapi persaingan yang tidak kalah ketat.
Sebanyak 190 petinju dari 33 Komite Olimpiade Nasional ambil bagian dalam cabang olahraga tinju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Para peserta bersaing dalam 11 kelas, terdiri dari enam kelas putra dan lima kelas putri.
Babak pendahuluan dijadwalkan berlangsung hingga 28 September. Pertandingan semifinal digelar pada 29 dan 30 September, sedangkan perebutan medali emas dijadwalkan berlangsung pada 2 Oktober.
Bagi Asri, pertandingan menghadapi Shahbakhsh menjadi ujian pertama untuk membuka jalan menuju babak berikutnya. Kemenangan akan membuat langkahnya semakin dekat dengan zona perebutan medali.
Tekad untuk meraih emas pun menjadi motivasi utama petinju asal Halmahera Selatan tersebut. Dukungan masyarakat Indonesia, khususnya dari Maluku Utara, diharapkan menjadi tambahan semangat ketika Asri memasuki ring.
Setelah pengalaman di Asian Games sebelumnya berakhir di babak 32 besar, Asri kini memiliki kesempatan untuk mencatat cerita berbeda.
Dari tanah kelahirannya di Halmahera Selatan hingga panggung Asian Games di Jepang, Asri Udin membawa satu tujuan: melangkah sejauh mungkin dan mempersembahkan medali emas bagi Indonesia.[] SN-yeddi
